Sejarah Lampu Pertama Kali Ada di Dunia

Sejarah Lampu Pertama

Sejarah Lampu Pertama Kali Ada di Dunia – Semasa sekolah kita pasti pernah di bimbing untuk pelajaran fisika yang mana dari sana kita akan tahu sejarah bagaimana sebuah lampu bisa terbentuk.

Sejarah Lampu Pertama Kali Ada di Dunia

Fungsi lampu sangatlah penting bagi kehidupan manusia apalagi ketika malam menjelang. Dengan adanya lampu maka jalan yang gelap bisa menjadi terang dan membuat aman para pengguna jalan.

Siapa penemunya dan bagaimana sejarah adanya lampu pijar ini pertama kali ? apa kah masih ada di antara kalian yang ingat ?

Penemu listrik pertama kali yakni Thomas Alfa Edison yang lahir di Milan, Ohio, Amerika Serikat tepat pada tanggal 11 februari 1847.

Namun siapa saja penemu lampu ini pada masa kecil nya adalah anak yang selalu mendapatkan nilai buruk di sekolahnya. Kerap mendapatkan nilai yang jauh dari standar, sang ibu terpaksa mengeluarkannya dari sekolah dan memutuskan untuk mengajarkan sendiri di rumah.

Saat di rumah Edison bisa dengan leluasa membaca banyak buku ilmiah dewasa dan mulai bereksperimen dengan berbagai percobaan ilmiah yang ia lakukan sendiri. Ketika umurnya menginjak 12 tahun, ia berjualan koran, buah dan lainnya di stasiun kereta api.

Ketika sudah mulai dewasa ia menjadi operator telegraf dan harus pindah dari kota lain ke kota lainnya. Ketika ia di New York ia pun di tempatkan menjadi kelapa mesin telegraf yang mana kala itu telegraf merupakan mesin yang sangat penting bagi banyak perusahaan besar di New York poker online terpercaya, fungsinya untuk mengirim berita.

Uang dari hasil kerjanya tersebut berhasil membuat ia membangun bengkel ilimah besar dan yang pertama di dunia. Dan dari hasil kerja kerasnya ia juga berhasil membangun perusahaan miliknya sendiri.

Dari bengkel ilmiahnya tersebutlah tercipta lampu untuk pertama kalinya. Pada tahun 1882 pertama kali nya dalam sejarah jalanan di New York sepanjang 1 kilometer di terangi oleh lampu.

Semasa hidup nya ia begitu banyak menciptakan label paten atas namanya sendiri yang merupakan seorang penemu yang di anggap paling produktif.

Namun pada tahun 1931 ia menutup mata untuk selamanya karena komplikasi diabetes yang di alaminya.